|
GORONTALO (TRIBUN) - Sebagaimana sudah diprediksikan sebelumnya oleh Bambang Mulyadi dari GraPARI Telkomsel Gorontalo, tulisan Asep Sabar, Redaktur Pelaksana Tribun Gorontalo, yang berjudul "Ramai-ramai Alih Profesi", akhirnya dinyatakan terbaik dan berhak atas award pada kategori Prospecting Creative.
"Kami di Gorontalo memang sudah memperkirakan tulisan Asep bisa membawa daerah ini bergaung di tingkat regional Indonesia, khususnya di bagian timur," kata Bambang yang langsung jingkrak-jingkrak kegirangan ketika panitia mengumumkan kemenangan lomba penulisan Telkomsel Tahun 2008 di atas kapal Sea Safari, Jumat (19/12) akhir pekan kemarin. Tulisan Asep, menurut Vice General Manager Telkomsel, Gideon Edi Purnomo, dianggap terbaik pada kategori tersebut karena ceritanya human interest dan sangat-sangat hidup. "Dia menceritakan bahwa di Gorontalo banyak masyarakat yang sebenarnya sudah memiliki mata pencaharian tiba-tiba beralih profesi sebagai penyedia jasa jaringan telekomunikasi, diantaranya dengan membuka outlet-outlet Telkomsel. Bahkan di tulisannya, Asep juga berhasil menggambarkan betapa Telkomsel berhasil membuka keterisolasian daerah, diantaranya dalam rangka menjual komoditas rakyat yakni jagung yang merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ini yang kami anggap menarik dan layak mendapat penghargaan," tegas Gideon. Menariknya, tulisan Asep berhasil menyisihkan saingan-saingannya dari ratusan media yang ada di kawasan Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka). Bahkan untuk internal Manado Post Group (Jaringan Tribun Gorontalo, red), termasuk Gorontalo Post, tulisan Asep juga dianggap yang terbaik, karena dari berbagai kategori yang ditampilkan, kelompok Manado Post Group tidak ada yang berhasil memenangkan award. Dengan kemenangan tersebut, Asep berhasil meraih sebuah plakat berlukiskan wajah dua Dewa yang sangat dihormati oleh masyarakat Provinsi Bali plus bonus sebesar Rp 5 juta dari Telkomsel. "Ini merupakan lomba penulisan yang pertama kali saya ikuti, dan ternyata langsung menang," kata Asep sambil menunjukkan plakat award kemenangannya." Dia menambahkan bahwa mudah-mudahan dari kemenangannya tersebut itu bisa dijadikan sebagai pelipur lara keluarga besar Manado Post Group, termasuk Gorontalo Post yang tahun lalu berhasil juga sebagai pemenang dalam lomba foto. Masih kata Asep, sebenarnya topik yang diangkat dalam penulisan "Lomba Penulisan Telkomsel 2008" tahun ini diinspirasikan oleh ide dari General Manager (GM) GraPARI Telkomsel Gorontalo, E Putut Prasetijono. "Saat itu saya kebingungan dengan ide apa yang akan ditampilkan dalam tulisan untuk diikutsertakan dalam lomba. Tiba-tiba dalam sebuah obrolan, Pak Putut menyebut-nyebut soal alih profesi dan membuka keterisolasian komunikasi. Dari situ saya langsung turun lapangan dan mencari bahannya di langsung ke beberapa lokasi." Dan, entah mendapat info dari mana, tiba-tiba Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad dari Jakarta langsung mengucapkan selamat kepada Asep via sms. Ini wajar karena memang dia selama ini sudah menulis 5 buah buku tentang Fadel yang tidak lain adalah pengusaha sukses papan atas nasional itu. EVENT DI ATAS KAPAL Berbeda dengan gelar Press Awarding tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini pelaksanaannya dilakukan di atas kapal Sea Safari yang berputar-putar di sekitar pelabuhan Benoa Harbour. Menurut salah seorang panitianya, Jowvy Kumala yang juga Humas Telkomsel Wilayah Pamasuka, semua itu dilakukan untuk memberikan kepuasan kepada para teman-teman wartawan yang sehari-harinya memang bergelut dengan tugas-tugas yang cukup berat dalam rangka memberikan informasi pembangunan kepada masyarakat. "Kami sengaja menggelar acara seperti ini di Bali. Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana untuk tahun ini hampir 95 persen acara full wisata dan hanya 5 persennya saja meeting," kata Jowvy. Jowvy benar. Bayangkan saja, sejak kedatangan para peserta Kamis (18/12/08) malam, peserta sudah disuguhkan pemandangan malam di Bali ke lokasi pantai Jimbaran yang pada tahun 2004 lalu menjadi pusat perhatian dunia karena serangan Bom Bali II oleh Kelompok Amrozi. Di situ para peserta dan keluarga besar crew Telkomsel se-Pamasuka menikmati hidangan sea food ala Bali sepuasnya. Dari situ keesokan harinya peserta mengikuti agenda wisata menikmati aneka permainan di Pantai Tanjung Benoa, Pulau Penyu dan pusat belanja Kampung Bali, setelah sebelumya melakukan meeting selama 30 menit di Hotel Aston Inn Bali. (TG-25) |